Menyapa Cikuray


Garut – Jawa Barat bagiku adalah daerah yang menyimpan kesan terindah, disana ada seseorang yang begitu berarti bagi saya.Lho kok malah Curhat….kita kembali ke Alam.

Oke Sahabat Alam…Salam Rimba , Salam Lestari.

Pada Tanggal 28 s.d 31 Maret 2014 adalah libur panjang. Sudah jauh-jauh hari saya membuat Planning liburan. Liburan kali ini yaitu menjemput Mimpi-mimpi yang pernah saya tulis sebelumnya dan tekad saya untuk mendaki Gunung tertinggi di Daerah Garut yaitu Cikuray dengan ketinggian 2.821 mdpl. Pendakian kali ini memiliki Misi tersendiri Pertama Saya Rindu akan seseorang yang ada di Garut , kedua ingin menyapa Cikuray seperti yang pernah saya tulis dalam sebuah Cerpen yang saya ikut lombakan berjudul ” Do’a Sang Pecinta di Swiss Van Java”. Ketiga sudah lama nggak liburan naik gunung bersama teman-teman saya.

Pukul 18.00 WIB ba’da Sholat Magrib , Saya bersama Riyadi berangkat menuju Djo In dekat Masjid Agung Cilegon. Sesuai kesepakatan kami berkumpul di Djo In, lagi-lagi masih telat aja tuh orang… kami berdua masih menunggu Rouf dan Uki.

Akhirnya datang juga tuh anak, tapi kok sendiri…wah alamat nunggu lagi…udah jam 8 lagi. Bus jurusan Kp. Rambutan sudah 3x lewat, namun Uki belum datang juga.

“Nah, tuh si Uki datang…” ujar Riyadi

“lama banget lo, ki” cetus Rouf

“Masih telat aja lo…” kataku.

bersambung dulu….

 

Categories: Elangtakbersayap | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: