Menginap di Hotel Batik Yogjakarta


Jam menunjukan pukul 00.12 Wib. udara malam yang dingin , mata agak sedikit ngantuk kira-kira 3 watt lah hee🙂🙂 tapi cacing dalam perut ini kok pada demo…Lapppper !!.

DSCF1916

Akhirnya cari Gudeg deh. Bersama Bapak Widodo, S.Pd, Taufik H, S.Pd , dan M.Yusuf, S.Pd. Kami berempat mencari angkringan dengan menu Gudeg Khas Yogyakarta.

waduh..saya lupa. nggak bawa kunci kamar hotel. langsung ku ambil HP dari sakuku ku tekan nomor teman ku…namanya Ardi atau sering dipanggil Lampung karena dari Lampung.

” Halo..Pung…Belum tidur kan” ??? Tanyaku.

” Belum …lagi nonton TV ” Jawab Ardi.

” Yaudah, saya lagi makan. Pintu jangan di Kunci bentar lagi saya Pulang”

” Ya..” ujar Ardi.

” Yaudah gitu aja…jangan lama-lama nelponnya kaya orang pacaran aja…Heee🙂🙂 ” Ledekku.

tuuut..tuuut..telpon di matikan.

Kami pun lanjut makan. Setelah itu kami pulang. Di perjalanan pulang sambil jalan kaki kami ngobrol-ngobrol.

“Kamu di kamar berapa Rok…”? tanya pak Wid kepada saya.

“Kamar 12, sama Edi dan Ardi pak..”??

“Yakin gak belum tidur…dua anak itu” tanya Yusuf

” Tadi sih ditelpon belum tidur, saya juga sudah nitip pesan jangan di kunci pntunya” Jawabku.

“Pokoknya malam ini. saya jangan ada yang ganggu, heee🙂🙂 Ujar Pak Taufik H, S.Pd

“Ada yang mau numpang di Kamar saya…No. hee langsung saya Usiiiir Haha🙂 Ha🙂 ” Tambahnya sambil tertawa lepas.

Akhirnya sampai juga di Hotel. Satu Persatu masuk ke Kamarnya masing-masing.

Siap-siap tidur di teras kalo udah di kunci…hahaaha🙂🙂 ledek Pak Taufik Sambil masuk ke Kamarnya.

Kamar saya No. 12. sedangkan Pak Taufik dan Yusuf satu kamar di kamar No. 7.

Perlahan ku berjalan menuju kamar 12.Tepat di depan pintu Kamar . Saya buka gagang Pintu. Krek..krek…”wah…firasar nggak enak nih….!!!” Pikirku dalam hati.

Firasat”waduuuh…di kunci lagi ” Ujarku dalam hati.

Ku ketok pintu sambil memanggil temanku pelan-pelan , karena jam menunjukan pukul 01.23 . khawatir mengganggu tetangga.

Tok..tokk..Pung…???

kuulangi lagi….Tok…tok..tok…” Pung…ardi….Lampung….Udahlah jangan bercanda. ” Kataku.

Suara TV dari dalam kamarku masih bunyi…jadi masih belum tidur..paling di kamar mandi atau memang lagi ngerjain saya. Pikirku.

” Ed…Edii…panggilku. Edi adalah teman satu kamarku juga. Saya , Edi dan Ardi . Yah..kami bertingga di kamar hotel No. 12

“Waduh…Edi,Ardi…Ed, Di ” panggil akrabku.

“Udahlah jangan bercanda”

Kira-kira Lima menit tidak dibuka juga pintu kamarnya..Jangan-jangan memang sudah tidur lagi..

Saya coba telpon….aktif..Bunyi dering keras, namun tetap belum bangun…Kucoba telpon Edi…sama juga.

Ini anak tidurnya kaya Kebo….

Waduh tidur dimana nih malam ini…coba telpon Yusuf.

“tuuut..tuuut..Halo,” kataku

“Ada apa? dikunci tah pintu kamarnya” tanya Yusuf

” Iya” Jawabku

“Yaudah , saya kesitu” Ujar Yusuf.

Datang Yusuf,kemudian ketuk pintu dengan keras…

Puuuung..punggg. edi , ediiiii, teriak Yusuf

Weh..jangan keras-keras sih udah malam..Kataku

Memang sudah jadi Ciri Khas dari Yusuf, seperti itu…

“Udah ditelpon???” Tanya Yusuf

” Udah, nggak diangkat..angkat ” Jawabku

Tiba-tiba Yusuf mengambil HP dari sakunya , saya tidak tahu menelpon siapa.

“Pak …Dikunci , Pintunya..susah dibagunin ya…”Ujar Yusuf dalam telponnya..

Telpon ditutup.

“Oh…Pak Taufik ..” Ujarku dalam hati.

“Yaudah, kekamar saya…”ajak Yusuf.

Sampai di Kamar No. 7.

“Wa,…” sapa pak taufik kepadaku.

“Dikunci tah…hehehe🙂 aduh anak orang ini sup,, masa tidur di teras ” Sedih amaat hee🙂 Ujar pak Taufik.

Akhirnya saya tidur di kamar No. 7 bersama Pak Taufik dan Yusuf.

Paginya saya keluar dari Kamar No. 7 menuju kamar No. 12. dan ternyata ardi dan edi mash tidur…saya ketuk kencang-kencang..heee🙂 kan udah pagi…

“Puuung….” teriak ku

“tok-tok-tok.”

Akhirnya dibuka juga pintunya…

Susah amat dibanguninnya…kayaknya kebakaran juga gak tahu..Umpatku.

Sorry…Nguantuk…capek banget…”Ujar Ardi. Sambil tidur lagi. Gedubrak

saya langsung mandi.

“Nginep di Hotel, Saya cuma numpang mandi aja di Kamar No. 12 heee : Ledekku.Sambil tertawa kecil.

dari pengalaman itu esok malam saya jalan-jalan kembali tapi saya punya trik tersendiri…(Jangan dicontoh hee🙂 ) Jendela kamar nya saya buka slot kuncinya…hee

Alkhasil Ampuuh juga tipsnya. saat saya datang, teman saya tertidur saya buka pintunya lewat jendela. Ampuh heee🙂

Tapi edisi jalan-jalaan malam ke 2 ini sangat capek sekali karena perjalananya ditempuh dengan Jalan Kaki . Ikuti kelanjutannya ceritanya di Jalan Kaki di Djogjakarta.

Hm…itulah cerita ku..Ceritamu apa ???? Heee🙂

Categories: Adventure, Elangtakbersayap | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: